Senin, 30 September 2013

Penjelasan Firewire, Bluetooth, SCSI, eSATA, IrDA, Serial Port

1. Firewire port

Port Firewire adalah bentuk-bentuk port serial yang menggunakan teknologi FireWire untuk mentransfer data dengan cepat dari satu perangkat elektronik ke dalam komputer. Port FireWire telah umumdigunakan sejak tahun 1995, ketika Apple Inc pertama mulai memasukkan port pada sejumlah camcorder digital. Saat ini port FireWire yang digunakan pada sejumlah perangkat lain.
Sebagai serial bus multi-platform, port FireWire memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan sejumlah perangkat yang berbeda. Sebagai contoh, koneksi FireWire dapat menyediakan cara yang ideal untuk terhubung ke scanner ke sistem komputer. Karena transfer rate port FireWire dapat mencapai hingga 400 Mbps, transfer data relatif cepat dan juga menghasilkan kualitas yang sangat baik.
2.Bluetooth Port
Bluetooth adalah suatu teknologi komunikasi wireless yang memanfaatkan frekuensi radio ISM 2.4 GHz untuk menghubungkan perangkat genggam secara terpisah (handphone, PDA, computer, printer, dan lain-lain) dengan jangkauan yang relatif pendek. Perangkat-perangkat genggam yang terpisah tersebut dapat saling bertukar informasi atau data dengan menggunakan Bluetooth.
Teknologi Bluetooth diusulkan oleh Ericsson dan kemudian bersama-sama dengan IBM, Intel, Nokia, dan Toshiba membentuk Bluetooth Special interest Group (SIG) pada tahun 1998 yang kemudian diikuti oleh perusahaan besar seperti Microsoft, 3Com, Lucent, dan Motorola.. Nama Bluetooth diambil dari nama raja Denmark, Harald Bluetooth. Tujuan dari perancangan Bluetooth adalah sebagai teknologi yang murah, handal, berdaya rendah, dan efisien.

3.SCSI port (Small Computer System Interface)

SCSI singkatan dari Small Computer System Interface, merupakan sebuah antarmuka  bus berkinerja tinggi yang didefinisikan oleh panitia ANSI X3T9.2 (American National Standard Institute). Antarmuka ini digunakan untuk menangani perangkat input/output atau perangkat media penyimpanan. 
Perangkat yang umum menggunakan SCSI adalah hardisk, CD-ROM, scanner, atau printer. Medium fisiknya biasanya adalah kabel ribbon yang memiliki jumlah konduktor yang banyak (biasanya 50 atau 68). SCSI mendukung maksimal 16device dalam bus. Biasanya, device tersebut termasuk sebuah controller card dalam host (SCSI iniator, yang meminta operasi) dan sampai 15 storage device (SCSI target, yang menjalankan perintah).

Sebuah SCSI disk adalah sebuah SCSI target yang biasa, tapi protokolnya menyediakan kemampuan untuk menuliskan sampai 8 logical unit pada setiap SCSI target. Penggunaan logical unit addressing biasanya adalah perintah langsung pada komponen dari array RAID atau komponen dari removable media library.

4.eSATA Port

 Tahukah Anda apa itu eSATA? External Serial Advanced Technology Attachment atau eSATA adalah sebuah antarmuka eksternal untuk teknologi SATA. Ini bersaing dengan FireWire 400 dan universal serial bus (USB) 2,0 untuk memberikan kecepatan transfer data yang tinggi untuk perangkat penyimpanan eksternal. Jadi kalau disederhanakan eSATA adalah salah satu cara meng-koneksikan drive eksternal dengan komputer atau laptop.
Berawal dari SATA yang menggantikan teknologi warisan ATA sebagai antarmuka bus generasi berikutnya dari hard drive internal. Antarmuka SATA lebih efisien dari pada ATA dan menyediakan arsitektur serial untuk kecepatan yang lebih besar daripada teknologi paralel yang lebih tua. Kabel eSATA yang sempit dan bisa sampai 6,56 inci (2 meter) panjangnya, sedangkan kabel paralel yang lebih luas dan terbatas pada panjang dari 18 inci (45,7 cm). Dengan eSATA, SATA memperluas kecepatan untuk memberikan solusi penyimpanan eksterior.

5.IrDA Port

Asosiasi data inframerah (IrDA) adalah sebuah kelompok kepentingan didorong industri yang didirikan pada tahun 1993 oleh sekitar 50 perusahaan. IrDA menyediakan spesifikasi untuk satu set lengkap protokol untuk komunikasi nirkabel inframerah dan nama "IrDA" juga merujuk pada set protokol. Alasan utama untuk menggunakan IrDA telah transfer data nirkabel melalui "satu meter terakhir" menggunakan titik dan menembak prinsip. Dengan demikian, telah diimplementasikan dalam perangkat portabel seperti ponsel, laptop, kamera, printer, peralatan medis dan banyak lagi. Karakteristik utama dari jenis komunikasi optik nirkabel secara fisik aman transfer data, Line-of-Sight (LOS) dan kesalahan bit sangat rendah rate (BER) yang membuatnya sangat efisien.


6.Serial Port

Serial port atau bisa disebut dalam Bahasa Indonesia adalahport seri merupakan sebauh port pada personal computer yang berfungsi untuk mentransmisikan satu bit informasi pada satu - satuan waktu. Dalam serial port, pengiriman informasi tidak memungkinkan untuk melalukan secara banyak sekaligus.

Hal ini disebabkan karena dalam melakukan pemindahan data, biasanya serial port bekerja seri, misalnya COM1 dan COM2. Untuk penggunaan port serial sekarang ini sudah berkurang. Pengguna port serial telah tergantikan oleh pengguna port USB dan Fire wire. Sedangkan untuk jaringan (NetWorking) fungsi sudah tergantikan port ethernet. Berikut beberapa fungsi serial port yaitu menghubungkan antara peripheral (alat) komputer lain dengan motherboard, penghubung antar MOUSE dengan mothetboard, penghubung antar modem dengan motherboard, dan mentransmisikan informasi - informasi berupa bit - bit dari mainboard ke perangkat lainnya. Konektor yang digunakan adalah RS-232C dengan 9 pin atau 25 pin.

Kamis, 26 September 2013

Cara Membuat Milis , Newsgroup , FTP dan VOIP

1.Cara membuat Milis 


CARA MEMBUAT MILIS MAILING LIST DI YAHOO GROUPS

 Anda harus memiliki email Yahoo terlebih dahulu. Kalau belum,daftar email Yahoo di sini!

1. Masuk/login ke akun email Yahoo anda di mail.yahoo.com
2. Kunjungi groups.yahoo.com -> klik Start your group (kanan atas)
3. Di "Browse Group Categories" -> Pilih kategori. Contoh, pilih Regional -> Countries -> Indonesia
4. Klik "Place My Group Here"

5. Group Name -> Beri nama. Contoh, FKIP UNIGAL CIAMIS
6. Enter Your Group Email Address -> buat alamat email group (bukan email Yahoo Anda). Harus sambung semua. Nantinya, alamatnya akan seperti ini: contoh@yahoogroups.com. 
Contoh,fkip-galuh
7. Describe Your Group -> beri deskripsi group Anda.

8. Klik Continue (bawah kanan) 
9. Pilih email Yahoo! yang akan menjadi owner group -> isi verifikasi kata -> klik Continue (bawah kanan).
10, Ada pesan Congratulations! Berarti proses membuat group selesai.

Sekarang Anda dapat menyetel/settings group yang baru dibuat. Apakah akan dibikin terbuka, tertutup atau semi-tertutup, dst.


CARA MEMBUAT MILIS MAILING LIST DI GOOGLE GROUPS

Google Group tidak sepopuler Yahoo Groups. Maklum, Google Group memang dibuat belakangan dibanding Yahoo Groups. Untuk membuat milis di Google Groups, Anda harus memiliki email Gmail terlebih dahulu. Kalau belum, daftar email Google Gmail di sini!

1. Masuk/login ke akun email Gmail anda di gmail.com 
2. Kunjungi groups.google.com -> klik Create ->
3. Name your group -> isi nama group. Contoh, FKIP UNIGAL CIAMIS
4. Create a group email address -> buat nama email group. Contoh fkipunigal (harus sambung semua).
5. Write a group description -> tulis deskripsi grup yang akan dibuat. Contoh, Forum komunikasi antara mahasiswa FKIP UNIGAL CIAMIS .
6. Klik Create My Group (bawah) -> isi verifikasi kata.
7. Klik Create my group.
8, Anda disuruh meng-invite member -> klik Skip this step
9. Selesai.


2. Cara membuat NewsGroup



Cara Akses ke Newsgroup
1. Pilih Options - Mail and News Preference - Server
2. Pastikan di News (NNTP) server adalah news.indo.net.id
3. Pilih Windows - Netscape News.
4. Pada waktu pertama kali anda akses ke Newsgroups, anda akan masuk ke news.indo.net.id. Bila anda ingin melihat semua news group yang tersedia, klik Options - Show All Newsgroups
5. Anda bisa mendaftar pada news yang anda sukai dengan cara memberi tanda check di dalam kotak Subscribe Check yang ada di samping nama newsgroup. Atau bila anda tahu alamat News group yang diinginkan, anda dapat mengetiknya di kolom location, lalu masuk ke File - Add Newsgroup.
6. Bila anda ingin melihat hanya newsgroups dimana anda terdaftar, maka pilih Options - pilih Shows Subscribe Newsgroups dan Show Active Newsgroups. Active Newsgroup mengandung artikel-artikel baru dimana anda terdaftar.
7. kemudian pilih artikel yang ingin anda baca.


3.Cara membuat FTP


  1. Login ke DotNetPanel
  2. Klik nama paket hosting Anda, contoh : Paket Personal
  3. Klik FTP accounts pada menu di kiri
  4. Klik tombol "Create FTP Account"
  5. Masuk-kan Username di field yang tersedia
  6. Masuk-kan dan konfirm kata sandi Anda
  7. Klik pada "Home Folder:". Akan muncul window untuk set folder lokasi akses user tersebut
  8. Pastikan "Read" dan "Write" sudah dipilih saat create
  9. Klik Save


4. Cara membuat VOIP

Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputer terhubung dengan internet. Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi VoIP adalah komputer yang terhubung ke internet, mempunyai sound card yang dihubungkan dengan speaker dan mikropon. Dengan dukungansoftware khusus, kedua pemakai komputer bisa saling terhubung dalam koneksi VoIP satu sama lain. Bentuk hubungan tersebut bisa dalam bentuk pertukaran file, suara, gambar. Penekanan utama dalam VoIP adalah hubungan keduanya dalam bentuk suara.

Senin, 23 September 2013

Perbedaan BLOG, Wiki, Podcast

Blog
merupakan singkatan dari web log[1] adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Apa itu Wiki?
Wiki merupakan kumpulan halaman-halaman web yang dapat diubah oleh semua orang setiap saat. Konsep dan peranti lunak wiki diciptakan oleh Ward Cunningham. Anda boleh mengubah semua halaman yang ada di situs web ini, bahkan halaman yang sedang Anda baca sekarang (dengan cara mengeklik "sunting" di bagian atas halaman ini). Jika Anda hanya penasaran dan ingin mencoba sendiri bagaimana cara kerja sebuah situs wiki, Anda dipersilakan bereksperimen di halaman
Apa itu Wikipedia?
Wikipedia adalah suatu ensiklopedia online yang bebas disunting oleh siapa saja. Pendiri Wikipedia Jimmy Wales pernah menggambarkan Wikipedia sebagai "sebuah usaha untuk menciptakan dan menyebarkan sebuah ensiklopedia bebas dalam berbagai bahasa berkualitas tinggi kepada setiap orang di planet ini dalam bahasa mereka masing-masing". Wikipedia hadir untuk membawa pengetahuan bagi orang yang memerlukannya. (sip)
Mengapa disebut Wikipedia?
'Wikipedia' merupakan singkatan dari 'Wiki' dan 'ensiklopedia'.
Informasi lebih lanjut dapat Anda lihat di halaman: Wikipedia:Perihal.

Podcast

Podcast adalah jenis media digital yang terdiri dari serangkaian episodik audio, video radio, PDF, atau file ePub berlangganan dan download melalui sindikasi web atau streaming secara online ke komputer atau perangkat mobile. Dalam konteks perangkat Apple, istilah "Podcast" mengacu pada audio dan versi video podcast, sedangkan versi tekstual podcast diklasifikasikan dalam aplikasi yang dikenal sebagai Newsstand.
Daftar semua file audio atau video saat ini terkait dengan serangkaian diberikan dipertahankan terpusat di server distributor sebagai pakan web, dan pendengar atau pemirsa menggunakan perangkat lunak aplikasi klien khusus, yang dikenal sebagai podcatcher, yang dapat mengakses web feed, memeriksa untuk update, dan men-download file baru dalam seri. Proses ini dapat diotomatisasi sehingga file baru di-download secara otomatis. File tersebut disimpan secara lokal pada komputer pengguna atau perangkat lain siap untuk penggunaan offline, memberikan akses mudah dan nyaman untuk konten episodik. Dalam cara ini dipertentangkan dengan webcasting (internet streaming).

Seperti dibahas oleh Richard Berry, Podcasting adalah baik media konvergensi menyatukan audio, web dan portable media player, dan teknologi mengganggu yang telah menyebabkan beberapa dalam bisnis radio untuk mempertimbangkan kembali beberapa praktek didirikan dan prasangka tentang penonton, konsumsi, produksi dan distribusi gagasan disruptiveness sebagian besar karena tidak ada satu orang memiliki teknologi;. ia bebas untuk mendengarkan dan membuat konten, yang berangkat dari model tradisional 'pintu-terus' media dan alat-alat produksi. Hal ini sangat. banyak horisontal media yang berupa: produsen adalah konsumen dan konsumen menjadi produsen dan terlibat dalam percakapan dengan satu sama lain.

==================================================================================

Perbedaanya:

BLOG: bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Orang yang menulis blog biasa disebut dengan blogger. Blog dapat diupdate setiap hari, setiap minggu ataupun setiap bulan bahkan memungkinkan juga untuk diupdate setiap saat. Blog seringkali merefleksikan kepribadian dari pemilik blog tersebut. Blog dapat berupa tulisan pribadi, hobi ataupun kumpulan jurnal ilmiah maupun non ilmiah dari si penulis.


WIKI : merupakan kumpulan halaman-halaman web yang dapat diubah oleh semua orang setiap saat. Anda boleh mengubah semua halaman yang ada di situs web ini, bahkan halaman yang sedang Anda baca sekarang (dengan cara mengeklik "sunting" di bagian atas halaman ini).

Podcast: Podcast adalah jenis media digital yang terdiri dari serangkaian episodik audio, video radio, PDF, atau file ePub berlangganan dan download melalui sindikasi web atau streaming secara online ke komputer atau perangkat mobile.

KESIMPULANNYA:

KALO BLOG ITU SEBUAH APLIKASI WEB YANG BERSIFAT UMUM..  DAN BIASANYA BLOG ITU MEREFLESIKAN KEPRIBADIAN DARI PEMILIK BLOG TERSEBUT. DAN BLOG BIASANYA BERUPA TULISAN PRIBADI, HOBI, ATAU KUMPULAN JURNAL ILMIAH MAUPUN NON ILMIAH…  (DAN HANYA PEMBUAT BLOG YANG DAPAT MENGUBAH ISI BLOG)
SEDANGKAN, WIKI.. DIA ITU SEBUAH KUMPULAN HALAMAM-HALAMAN WEB.. YANG ISIINYA BERSIFAT UNVIVERSAL DAN LUAS…  (DAN SETIAP ORANG BOLEH MENGUBAH SEMUA HALAM YANG ADA DISITUS WEB INI)

KALO PODCAST: DIA ITU SANGAT BERBEDA JAUH DENGAN BLOG MAUPUN WIKI.. KARENA PODCAST ADALAH SEBUAH JENIS MEDIA DIGITAL YANG TERDIRI DARI SERANGKAIAN EPISODIK AUDIO, VIDEO, RADIO, PDF..  (INTINYA PODCAST ITU ADALAH SEBUAH MEDIA DIGITAL.. BUKAN SEBUAH WEB)

ITU PERBEDAANNYA MENURUT GUEE.. ^ 

Minggu, 22 September 2013

Definisi - definisi

1.Definisi dari JAGAT REVIEW




Jagat Review adalah sebuah web yang membahas tentang dunia Technology atau sebagai media informasi dari dunia Technology, Jagat Review juga membahas tentang dunia game dari game yang bertipe OFFLINE maupuan ONLINE. Jagat Review adalah sebuah web informasional. Jagat Review itu sendiri juga menyediakan untuk belajar komputer, jadi bagi yang masih buta dalam dunia komputer bisa mengunjungi website jagat review di www.jagatreview.com

Di website JagatReview dia menggunakan beberapa elemen - elemen multimedia yaitu :

  1. Dia menggunakan  TEKS , Disini ia menggunakan elemen multimedia bertipe TEKS untuk menjelaskan tentang dunia Technology dan untuk sebagai informasi didunia GAMES maupun KOMPUTER.
  2. Dia menggunakan GAMBAR , Disini ia menggunakan elemen multimedia bertipe GAMBAR untuk mengunjuk suatu gambar aplikasi yang terbaru atau mengunjuk suatu screenshot dari sebuah game yang terbaru atau terbaik.
  3. Dia menggunakan VIDEO , Disini ia menggunakan elemen multimedia sebuah video untuk sebuah trailer dari video game yang akan dirilis atau untuk di update dari dunia gamers.



2.Definisi dari WEB LAGU


Web Lagu adalah sebuah web hiburan dimana anda ingin mendownload lagu kesukaan anda atau kesayangan anda , Download lagu disini lebih mudah dari pada yang lain. Anda tinggal mengetik lagu kesukaan anda langsung klik enter dana taraaaaa hasilnya akan muncul dan anda bisa langsung mendownloadnya tanpa pake ID ataupun BAYAR. Dan bagi anda yang ingin yang mengunjungin WebLagu gampang kok , hanya ada di http://www.weblagu.com

Di website Weblagu dia menggunakan beberapa elemen - elemen multimedia yaitu :
  1. Dia menggunakan TEKS , disini ia menggunakan teks untuk judul sebuah nama lagu dan nam band.
  2. Dia menggunakan AUDIO , disini audio ia gunakan untuk memutar sebuah lagu yang ingin didengarkan oleh user.

3. Definisi dari BERNIAGA


BERNIAGA.com adalah sebuah jenis web bisnis atau pemasaran, disini anda bisa menjual barang anda dengan mudah dan cepat. Bagi anda yang mempunyai barang yang tak terpakai lebih baik dijual aja di berniaga.com, lumayan kan bisa menghasilkan uang di dompet kita heheheh. Bila anda ingin mengunjungi berniaga disini aja http://www.berniaga.com/

Di website berniaga.com dia menggunakan elemen - elemen multimedia yaitu:
  1. Dia menggunakan TEKS , disini TEKS digunakan untuk penjelasan dari barang yang dijual oleh user kepada user lain , sekaligus juga untuk memberi angka harga keapada user yang ingin membelinya.
  2. Dia menggunakan GAMBAR , disini GAMBAR digunakan untuk memperlihatkan kepada user yang ingin membeli barang tersebut.


Sabtu, 14 September 2013

Rumah Sakit

Pengertian Rumah Sakit Definisi Fungsi Macam Karakteristik Tipe A B C D


Pengertian Rumah Sakit Menurut Para Ahli -  Ruma sakit adalah suatu organisasi tenaga medis profesional yang terorganisir serta sarana kedokteran yang menyelenggarakan pelayanan kedokteran, asuhan keperawatan yang berkesinambungan, diagnosa serta pengobatan penyakit yang diderita oleh pasien (American Hospital Association; 1974 dalam Azwar, 1996).


Pengertian Rumah Sakit Definisi Fungsi Macam Karakteristik Tipe A B C D - Wolper dan Pena (dalam Azwar, 1996) menyatakan bahwa rumah sakit adalah tempat dimana orang sakit mencari dan menerima pelayanan kedokteran serta tempat dimana pendidikan klinik untuk mahasiswa kedokteran, perawat dan berbagai tenaga profesi kesehatan lainnya diselenggarakan. Association of Hospital Care (dalam Azwar, 1996) menjelaskan bahwa rumah sakit adalah suatu pusat dimana pelayanan kesehatan masyarakat, pendidikan dan penelitian kedokteran diselenggarakan.

Fungsi Rumah Sakit

Fungsi rumah sakit berdasarkan sistem kesehatan nasional dalam Djojodibroto (1997) adalah: memberikan pelayanan rujukan medik spesialistik dan subspesialis
menyediakan dan menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat penyembuhan dan pemulihan pasien 
sarana pendidikan dan pelatihan di bidang kedokteran dan kedokteran gigi jenjang diploma, dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dokter gigi spesialis konsultan, magister, doktor dan pendidikan berkelanjutan bidang kedokteran.

Karakteristik Rumah Sakit
Djojodibroto (1997) menyatakan bahwa organisasi rumah sakit mempunyai sejumlah sifat atau karakteristik yang tidak dipunyai organisasi lainnya, antara lain:
sebagian besar tenaga kerja rumah sakit adalah tenaga profesional
wewenang kepala rumah sakit berbeda dengan wewenang pimpinan perusahaan
tugas-tugas kelompok profesional lebih banyak dibandingkan tugas kelompok manajerial
beban kerjanya tidak bisa diatur
jumlah pekerjaan dan sifat pekerjaan di unit kerja beragam
hampir semua kegiatannya bersifat penting
pelayanan rumah sakit sifatnya sangat individualistik. Setiap pasien harus dipandang sebagai individu yang utuh, aspek fisik, aspek mental, aspek sosiokultur dan aspek spiritual harus mendapat perhatian penuh 
pelayanan bersifat pribadi, cepat dan tepat
pelayanan berjalan terus menerus selama 24 jam dalam sehari.

Macam Rumah Sakit
Djojodibroto (1997) membagi  rumah sakit menjadi beberapa macam, yaitu menurut:
1.    Pemilik
Rumah sakit dapat dibedakan atas dua macam, yaitu rumah sakit pemerintah (goverment hospital) dan rumah sakit swasta (privat hospital).

2.    Filosofi yang dianut
Rumah sakit dapat dibedakan atas dua macam, yaitu rumah sakit yang tidak mencari keuntungan (non-profit hospital) dan rumah sakit yang mencari keuntungan (profit hospital).

3.    Jenis pelayanan yang diselenggarakan.
Rumah sakit dapat dibedakan atas dua macam, yaitu rumah sakit umum (general hospital) yang menyelenggarakan semua jenis pelayanan kesehatan dan rumah sakit khusus (specially hospital).

4.    Lokasi rumah sakit
Rumah sakit dibedakan atas beberapa macam, tergantung dari pembagian sistem pemerintah yang dianut,  misalnya rumah sakit pusat jika lokasinya di ibukota negara, rumah sakit propinsi jika lokasinya di ibukota propinsi dan rumah sakit kabupaten jika lokasinya di ibukota kabupaten.

Azwar(1996) menyatakan bahwa rumah sakit di Indonesia jika ditinjau dari kemampuan yang dimiliki dibedakan menjadi lima macam, yaitu:
1.    Rumah sakit tipe A
Rumah sakit kelas A adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis secara luas. Rumah sakit kelas A  ditetapkan sebagai tempat pelayanan rumah sakit rujukan tertinggi (top referral hospital) atau rumah sakit pusat.

2.    Rumah sakit tipe B

Rumah sakit kelas B adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis luas dan subspesialis terbatas. Rumah sakit kelas B didirikan di setiap ibukoata propinsi (propincial hospital) yang menampung pelayanan rujukan dari rumah sakit kabupaten. Rumah sakit pendidikan yang tidak termasuk kelas A juga diklasifikasikan sebagai rumah sakit kelas B.


3.    Rumah sakit tipe C
Rumah sakit kelas C adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis terbatas, yaitu pelayanan penyakit dalam, pelayanan bedah, pelayanan kesehatan anak dan pelayanan kebidanan dan kandungan. Rumah sakit kelas C akan didirikan di setiap ibukota kabupaten (regency hospital) yang menampung pelayanan rujukan dari puskesmas.

Pengertian Rumah Sakit


4.    Rumah sakit tipe D
Rumah sakit kelas D adalah rumah sakit ynag bersifat transisi karena pada satu saat akan ditingkatkan menjadi rumah sakit kelas C.  Kemampuan rumah sakit kelas D hanya memberikan pelayanan kedokteran umum dan kedokteran gigi. Rumah sakit kelas D  juga menampung pelayanan rujukan yang berasal dari puskemas.

5.    Rumah sakit Tipe E

Rumah sakit kelas E adalah rumah sakit khusus (spesial hospital) yang menyelenggarakan  satu macam pelayanan kedokteran saja, misalnya rumah sakit kusta, rumah sakit paru, rumah sakit kanker, rumah sakit jantung, rumah sakit ibu dan anak, rumah sakit gigi dan mulut dan lain sebagainya

Komunikasi


PENGERTIAN KOMUNIKASI


Komunikasi berawal dari gagasan yang ada pada seseorang. Gagasan itu diolahnya menjadi pesan dan dikirimkan melalui media tertentu kepada orang ain sebagai penerima, Penerima menerima pesan, dan sesudah mengerti pesan itu kemudian menanggapi dan menyampaikan tanggapannya kepada pengirim pesan. Dengan menerima tanggapan dari si penerima pesan itu, pengiriman pesan dapat menilai efektifitas pesan yang dikirimkannya. Berdasarkan tanggapan itu, pengirim dapat mengetahui apakah pesannya dimengerti dan sejauh mana pesannya dimengerti oleh orang yang dikirimi pesan itu.
Dari proses terjadinya komunikasi itu, secara teknis pelaksanaan, komunikasi dapat dirumuskan sebagai "kegiatan dimana seseorang menyampaikan pesan melalui media tertentu kepada orang lain dan sesudah menerima pesan serta memahami sejauh kemampuannya, penerima pesan menyampaikan tanggapan melalui media tertentu pula kepada orang yang menyampaikan pesan itu kepadanya".
Dalam komunikasi terjadilah pertukaran kata dengan arti dan makna tertentu. Dari sudut pandang pertukaran makna, komunikasi dapat didefinisikan sebagai "proses penyampaian makna dalam bentuk gagasan atau informasi dari seseorang kepada orang lain melalui media tertentu". Pertukaran makna merupakan inti yang terdalam dari kegiatan komunikasi karena yang disampaikan orang komunikasi bukan kata-kata, tetapi arti atau makna dari kata-kata. Yang ditanggapi orang dalam komunikasi bukan kata-kata, tetapi makna dari kata-kata.
Karena merupakan interaksi, komunikasi merupakan kegiatan yang dinamis. Selama komunikasi berlangsung, baik pada pengirim maupun pada penerima, terus-menerus terjadi saling memberi dan menerima pengaruh dan dampak dari komunikasi tersebut.
Sebagai pertukaran makna, komunikasi bersifat khas, unik dan tidak dapat diulangi persis sama. Karena meski orang yang berkomunikasi sama, isi, dan maksudnya sama, namun bila diulang, waktu, situasi, dan keadaan batin orang yang berkomunikasi sudah berbeda. Karena itu, dalam setiap komunikasi, baik bagi orang yang mengirim maupun yang menerima, dampaknya tidak dapat dihilangkan karena mereka tidak dapat mencabut kata yang sudah mereka ucapkan dan mengganti dampak yang diakibatkannya. Mereka hanya dapat merubah kata-kata.
FUNGSI KOMUNIKASI
Fungsi komunikasi dapat dilihat dalam hidup pribadi, hubungan dengan orang lain, di tempat kerja, maupun dalam lingkungan masyarakat.
Hidup Pribadi
Melalui komunikasi kita dapat :
Mengungkapkan perasaan dan gagasan kita (komunikasi dapat menjadi alat katarsis untuk melepaskan beban mental dan psikologis sehingga kita mendapatkan keseimbangan hidup kembali).
Menjelaskan perasaan, isi pikiran, dan peilaku kita sendiri.
Semakin mengenal diri (dengan komunikasi kita mengenal isi hati, pikiran dan perilaku kita, dan mendapat umpan balik dari rekan komunikasi kita tentang emosi, pikiran, kehendak, cita-cita, dan perilaku kita).
Hubungan dengan Orang Lain
Melalui komunikasi kita dapat :
Mengenal orang lain karena melalui komunikasi orang lain mengungkapkan diri kepada kita.
Menjalin perkenalan, pertemanan, dan persahabatan dengan orang lain.
Membahas masalah, bertukar pikiran, dan membuat rencana kegiatan bersama orang lain.
Meminta bantuan dan pertolongan kepada orang lain.
Saling membantu mengubah sikap dan perilaku hidup bersama orang lain.
Di Tempat Kerja
Melalui komunikasi kita dapat :
Menjalin hubungan baik dengan rekan kerja di tempat kerja.
Membangun kerja sama dan sinergi dengan rekan kerja.

Memberitahu tentang kerja dan mengarahkan kerja itu sesuai dengan tujuan.
Mengatasi perbedaan pendapat, ketegangan, dan konflik.
Dalam Masyarakat
Melalui komunikasi kita dapat :
Mempersatukan masyarakat.
Mengatasi masalah bersama dalam masyarakat.
Membuat usaha untuk kemajuan masyarakat.
Mengusahakan kesejahteraan masyarakat.
MACAM KOMUNIKASI
Ada beberapa macam komunikasi tergantung dari segi yang ditentukan :
Dari segi cara penyampaian pesan : komunikasi lisan, tertulis dan elektronik.
Dari segi bentuk kemasan pesan : komunikasi verbal dan nonverbal.
Dari segi keresmian pelaku, saluran komunikasi yang digunakan, dan bentuk kemasan pesan : komunikasi formal dan informal.
Dari segi pasangan yang terlibat dalam komunikasi : komunikasi intrapersonal (pengirim pesan dan penerima pesan adalah diri sendiri); komunikasi interpersonal (satu orang pengirim dan satu orang penerima); komunikasi kelompok kecil (komunikasi dalam kelompok kecil); komunikasi kelompok besar (pengirim dan banyak orang sebagai penerima); komunikasi publik atau massa (komunikasi pengirim dengan umum dan massa yang banyak



Penelitian

Pengertian, Tujuan, dan Fungsi penelitian. Sumber Ilmu pengetahuan. Metode Ilmiah & non Ilmiah


1.      Pengertian penelitian

Penelitian atau riset berasal dari bahasa inggris research yang artinya adalah proses pengumpulan informasi dengan tujuan meningkatkan, memodifikasi atau mengembangkan sebuah penyelidikan atau kelompok penyelidikan.
Pada dasarnya riset atau penelitian adalah setiap proses yang menghasilkan ilmu pengetahuan.
Adapun pengertian penelitian menurut para ahli adalah :
1. Fellin, Tripodi & Meyer (1996) => Penelitian adalah suatu cara sistematik untuk maksud meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan yang dapat di sampaikan (dikomunikasikan) dan diuji (diverifikasi) oleh peneliti lain.
2. Kerlinger (1986: 17-18) =>Penelitian adalah investigasi yang sistematis, terkontrol, empiris dan kritis dari suatu proposisihipotesis mengenai hubungan tertentu antarfenomena.
3. Indriantoro & Supomo (1999: 16) => Penelitian merupakan refleksi dari keinginan untuk mengetahui sesuatu berupa fakta-fakta atau fenomena alam.
4. David H. Penny =>Penelitian adalah pemikiran yang sistematis mengenai berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan dan penafsiran fakta-fakta.
5. J. Suprapto =>Penelitian adalah penyelidikan dari suatu bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta atau prinsip-prinsip dengan sabar, hati-hati, serta sistematis.
6. Sutrisno Hadi =>Penelitian merupakan usaha untuk menemukan, mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan.
7. Mohammad Ali =>Penelitian adalah suatu cara untuk memahami sesuatu melalui penyelidikan atau usaha mencari bukti-bukti yang muncul sehubungan dengan masalah itu, yang dilakukan secara hati-hati sekali sehingga diperoleh pemecahannya.
8. Tuckman =>Penelitian merupakan suatu usaha yang sistematis untuk menemukan jawaban ilmiah terhadap suatu masalah (a systematic attempt to provide answer to question). Sistematis artinya mengikuti prosedur atau langkah-langkah tertentu. Jawaban ilmiah adalah rumusan pengetahuan, generaliasi, baik berupa teori, prinsip baik yang bersifat abstrak maupun konkret yang dirumuskan melalui alat primernya yaitu empiris dan analisis. Penelitian itu sendiri bekerja atas dasar asumsi, teknik dan metode.
9. Hilway (1956) =>Penelitian merupakan suatu metode studi melalui penyelidikan yang hati-hati dan sempurna  terhadap suatu masalah sehingga diperoleh pemecahan yang tepat terhadap masalah tersebut.
10. Woody (1927) =>Penelitian merupakan suatu metode untuk menemukan kebenaran yang juga merupakan sebuah pemikiran kritis (critical thinking). Penelitian meliputi pemberian definisi dan redefinisi terhadap masalah, merumuskan hipotesis atau jawaban sementara, membuat kesimpulan dan sekurang-kurangnya mengadakan pengujian yang hati-hati atas semua kesimpulan untuk menentukan kecocokan dengan hipotesis.
11. Parson (1946) =>Penelitian merupakan pencarian atas sesuatu (inquiry) secara sistematis terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan.
12. Nazir (1988) =>Penelitian adalah percobaan yang hati-hati dan kritis untuk menemukan sesuatu yang baru.
13. Sutrisno Hadi (1987:3) =>Penelitian adalah usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan, yang dilakukan dengan metode-metode ilmiah.
14. Emzir (2007:3) =>Penelitian adalah suatu kegiatan atau proses sistematis untuk memecahkan masalah yang dilakukan dengan menerapkan metode ilmiah.
15. Hamidi (2007:6) =>Penelitian merupakan aktivitas keilmuan yang dilakukan karena ada kegunaan yang ingin dicapai, baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia maupun untuk mengembangkan ilmu pengetahuan.
16. Parson (1946) =>Penelitian adalah pencarian terhadap seseuatu (inquiry) secara sistematis dengan penekanan bahwa pencarian ini dulakukan terhadap masalah yang dapat dipecahkan.

17. John (1949) =>Penelitian adalah pencarian fakta menurut metode objektif yang jelas untuk menemukan hubungan antar fakta dan menghasilkan dalil atau hukum.
18. Dewey (1936) =>Penelitian adalah transpormasi yang terkendalikan atau terarah dari suatu situasi yang dikenal dalam kenyataan-kenyataan yang ada padanya dan hubungannya, seperti mengubah unsure dari situasi orisinal menjadi keseluruhan yang terpadu.
19. Soerjano Soekanto =>Penelitian adalah kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan analisis dan konstruksi yang dilakukan secara metodologis, sistematis, dan konsisten.
20. Arti Kata =>Penelitian merupakan kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yg dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum.
21. Depdiknas RI =>Kerjasama ilmiah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam rangka memperoleh informasi/temuan/produk baru melalui metodologi yang berkaitan erat dengan satu atau beberapa disiplin ilmu
Penelitian pada hakikatnya merupakan suatu usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan dengan menggunakan metode-metode ilmiah. Para pakar mengemukakan pendapat yang berbeda dalam merumuskan batasan penelitian atau penyelidikan terhadap suatu masalah, baik sebagai usaha mencari kebenaran melalui pendekatan ilmiah.
Secara umum, penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan tertentu. Pengumpulan dan analisis data menggunakan metode-metode ilmiah, baik yang bersifat kuantitatif dan kualitatif, eksperimental atau noneksperimental, interaktif atau non interaktif. Metode-metode tersebut telah dikembangkan secara intensif, melalui berbagai uji coba sehingga telah memiliki prosedur yang baku.
 Penelitiaan merupakan upaya untuk mengembangkan pengetahuan, mengembangkan dan menguji teori. Dalam kaitannya dengan upaya pengembangan pengetahuan, Welberg (1986) mengemukakan lima langkah pengembangan pengetahuan melalui penelitian, yaitu: (1) mengidentifikasi masalah penelitian, (2) melakukan studi empiris, (3) melakukan replikasi atau pengulangan, (4) menyatukan (sintesis) dan mereviu, dan (5) menggunakan dan mengevaluasi (McMillan dan Schumacher, 2001: 6 ).
Penelitian dapat pula diartikan sebagai cara dan proses penemuan melalui pengamatan atau penyelidikan yang bertujuan untuk mencari jawaban permasalahan atau persoalan sebagai suatu masalah yang diteliti. Kerlinger (1986) mengemukakan, penelitian ialah proses penemuan yang mempunyai karakteristik sistematis, terkontrol, empiris, dan mendasarkan pada teori dan hipotesis atau jawaban sementara. Hasil penemuan tersebut, baik discovery atau invention. Hasil temuan sesuatu yang memang sudah ada dengan dukungan fakta biasa disebut discovery. Sukardi (2005) mengatakan, discovery diartikan sebagai hasil temuan memang sebetulnya sudah ada. Ia mencontohkan, misalnya penemuan Benua Amerika. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa invention dapat diartikan sebagai penemuan hasil penelitian yang betul-betul baru dengan dukungan fakta, misalnya hasil kloning dari hewan yang sudah mati dan dinyatakan punah, kemudian diteliti untuk menemukan jenis yang baru.
Penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif memiliki dasar positivis dan banyak diterapkan dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan alam, sosial, ekonomi, dan pendidikan. Sukardi (2005) mengemukakan beberapa ciri penelitian yang memiliki dasar positivis, antara lain sebagai berikut:
a.    Menekankan objektivitas secara universal dan tidak dipengaruhi oleh ruang dan waktu.
b.    Menginterpretasi variabel yang ada melalui peraturan kuantitas atau angka.
c.    Memisahkan antara peneliti dengan objek yang hendak diteliti.
d.   Menekankan penggunaan metode statistik untuk mencari jawaban permasalahan yang hendak diteliti.
Pengertian penelitian yang disarankan oleh Leedy (1997: 3) sebagai berikut: Penelitian (riset) adalah proses yang sistematis meliputi pengumpulan dan analisis informas (data) dalam rangka meningkatkan pengertian kita tentang fenomena yang kita minati atau menjadi perhatian kita. Mirip dengan pengertian di atas, Dane (1990: 4) menyarankan definisi sebagai berikut: Penelitian merupakan proses kritis untuk mengajukan pertanyaan dan berupaya untuk menjawab pertanyaan tentang fakta dunia.
Pengertian yang benar tentang penelitian sebagai berikut, menurut Leedy (1997: 5): Penelitian adalah suatu proses untuk mencapai (secara sistematis dan didukung oleh data) jawaban terhadap suatu pertanyaan, penyelesaian terhadap permasalahan, atau pemahaman yang dalam terhadap suatu fenomena.
Proses tersebut, yang sering disebut sebagai metodologi penelitian, mempunyai delapan macam karakteristik:
1) Penelitian dimulai dengan suatu pertanyaan atau permasalahan.
2) Penelitian memerlukan pernyataan yang jelas tentang tujuan.
3) Penelitian mengikuti rancangan prosedur yang spesifik.
4) Penelitian biasanya membagi permasalahan utama menjadi sub-sub masalah yang lebih dapat dikelola.
5) Penelitian diarahkan oleh permasalahan, pertanyaan, atau hipotesis penelitian yang spesifik.
6) Penelitian menerima asumsi kritis tertentu.
7) Penelitian memerlukan pengumpulan dan interpretasi data dalam upaya untuk mengatasi permasalahan yang mengawali penelitian.
8) Penelitian adalah, secara alamiahnya, berputar secara siklus; atau lebih tepatnya, helikal—seperti terlihat pada gambar di bawah ini.






2.      Macam Tujuan Penelitian
Tujuan terujung suatu penelitian adalah untuk merumuskan pertanyaan-pertanyaan dan menemukan jawaban-jawaban terhadap pertanyaan penelitian tersebut. Tujuan dapat beranak cabang yang mendorong penelitian lebih lanjut. Tidak satu orangpun mampu mengajukan semua pertanyaan, dan demikian pula tak seorangpun sanggup menemukan semua jawaban bahkan hanya untuk satu pertanyaan saja. Maka, kita perlu membatasi upaya kita dengan cara membatasi tujuan penelitian. Terdapat bermacam tujuan penelitian, dipandang dari usaha untuk membatasi ini, yaitu:
a.    Eksplorasi
Umumnya, peneliti memilih tujuan eksplorasi karena tuga macam maksud, yaitu: (a) memuaskan keingintahuan awal dan nantinya ingin lebih memahami,
(b) menguji kelayakan
dalam melakukan penelitian/studi yang lebih mendalam nantinya, dan
(c) mengembangkan metode yang akan dipakai dalam penelitian yang lebih mendalam hasil penelitian eksplorasi, karena merupakan penelitian penjelajahan, maka sering dianggap tidak memuaskan. Kekurang-puasan terhadap hasil penelitian ini umumnya terkait dengan masalah sampling (representativeness)—menurut Babbie 1989: 80. Tapi perlu kita sadari bahwa penjelajahan memang berarti “pembukaan jalan”, sehingga setelah “pintu terbuka lebar-lebar” maka diperlukan penelitian yang lebih mendalam dan terfokus pada sebagian dari “ruang di balik pintu yang telah terbuka” tadi.
b.   Deskripsi
Penelitian deskriptif berkaitan dengan pengkajian fenomena secara lebih rinci atau membedakannya dengan fenomena yang lain.
c.    Prediksi
            Penelitian prediksi berupaya mengidentifikasi hubungan (keterkaitan) yang memungkinkan kita berspekulasi (menghitung) tentang sesuatu hal (X) dengan mengetahui (berdasar) hal yang lain (Y). Prediksi sering kita pakai sehari-hari, misalnya dalam menerima mahasiswa baru, kita gunakan skor minimal tertentu—yang artinya dengan skor tersebut, mahasiswa mempunyai kemungkinan besar untuk berhasil dalam studinya (prediksi hubungan antara skor ujian masuk dengan tingkat keberhasilan studi nantinya).
d.    Eksplanasi
            Penelitian eksplanasi mengkaji hubungan sebab-akibat diantara dua fenomena atau lebih. Penelitian seperti ini dipakai untuk menentukan apakah suatu eksplanasi (keterkaitan sebab-akibat) valid atau tidak, atau menentukan mana yang lebih valid diantara dua (atau lebih) eksplanasi yang saling bersaing. Penelitian eksplanasi (menerangkan) juga dapat bertujuan menjelaskan, misalnya, “mengapa” suatu kota tipe tertentu mempunyai tingkat kejahatan lebih tinggi dari kota-kota tipe lainnya. Catatan: dalam penelitian deskriptif hanyadijelaskan bahwa tingkat kejahatan di kota tipe tersebut berbeda dengan di kota-kota tipe lainnya, tapi tidak dijelaskan “mengapa” (hubungan sebab-akibat) hal tersebut terjadi.
e.    Aksi
            Penelitian aksi (tindakan) dapat meneruskan salah satu tujuan di atas dengan penetapan persyaratan untuk menemukan solusi dengan bertindak sesuatu. Penelitian ini umumnya dilakukan dengan eksperimen tidakan dan mengamati hasilnya; berdasar hasil tersebut disusun persyaratan solusi. Misal, diketahui fenomena bahwa meskipun suhu udara luar sudah lebih dingin dari suhu ruang, orang tetap memakai AC (tidak mematikannya). Dalam eksperimen penelitian tindakan dibuat berbagai alat bantu mengingatkan orang bahwa udara luar sudah lebih dingin dari udara dalam. Ternyata dari beberapa alat bantu,ada satu yang paling dapat diterima. Dari temuan itu disusun persyaratan solusi terhadap fenomena di atas.
3.      Fungsi Penelitian
     Fungsi penelitian adalah mencarikan penjelasan dan jawababn terhadap permasalahan serta memberikan alternatif bagi kemungkinan yang dapat digunakan untuk pemecahan masalah. Pemecahan dan jawaban terhadap permasalahan itu dapat bersifat abstrak dan umum sebagaimana hanya dalam penelitian dasar (basic research) dan dapat spesifik seperti biasanya ditemui pada penelitian terapan (applied research).
1.      Mendiskripsikan, memberikan, data atau informasi.
Penelitian dengan tugas mendiskripsi gejala dan peristiwa yang terjadi, maupun gejala-gejala yang terjadi disekitar kitaperlu mendapat perhatian dan penanggulangan.gejala dan peristiwa yang terjadi itu ada yang besar dan ada pula yang kecil tetapi, kalau dilihat dari segi perkembangan untuk masa datang perlu mendapat perhatian segera.
2.      Menerangkan data atau kondisi atau latar belakang terjadinya suatu peristiwa atau fenomena.
Penelitian dengan tugas menerangkan. Berbeda dengan penelitian yang menekankan pengungkapan peristiwa apa adanya, maka penelitian dengan tugas menerangkan peristiwa jauh lebih kompleks dan luas. Dapat dilihat dari hubungan suatu dengan hubungan yang lain.
3.      Menyusun teori,
Penyusunan teori baru memakan waktu yang cukup panjang karena akan menyangkut pembakua dalam berbagai instrumen, prosedur maupun populasi dan sampel.
4.      Meramalkan, mengestimasi, dan memproyeksi suatu peristiwa yang mungkin terjadi berdasarkan data-data yang telah diketahui dan dikumpulkan,
5.      informasi yang didapat akan sangat berarti dalam memperkirakan kemungkinan yang akan terjadi untuk melalui masa berikutnya. Melalui penelitian dikumpulkan data untuk meramalkan beberapa kejadian atau situasi masa yag akan datang.
6.      Mengendalikan peristiwa maupun gejala-gejala yang terjadi.
Melalui penelitian juga dapat dikendalikan peristiwa maupun gejala-gejala. Merancang sedemikian rupa suatu bentuk penelitian untuk mengendalikan peristiwa itu. Perlakuannya disusun dalam rancangan adalah membuat tindakan pengendalian pada variabel lain yang mungkin mempengaruhi peristiwa itu.

4.      Sumber-sumber ilmu pengetahuan
            Beberapa sumber ilmu pengetahuan yang tersedia sebagai hasil penelitian ilmiah terhadap masalah-masalah pendidikan.
Sumber sumber pengetahuan tersebut dapat dikelompokkan menjadi 5 (lima ), yaitu:
(1) Pengalaman,
(2) Otoritas,
(3) Cara berpikir deduktif,
(4) Cara berpikir induktif dan
(5) Pendekatan ilmiah.
Untuk lebih jelasnya berikut ini, secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut:
a.    Melalui pegalaman.
     Sebagaimana biasa kita dengar orang mengatakan ”guru yang paling baik adalah pengalaman”. Orang dapat belajar dari pengalamannya karena mereka melakukan, mengalami dan menghadapi masalah hidup.
     Sejumlah pengalaman tersebut dapat dikembangkan manusia dalam berbagai aktivitas atau usaha untuk dimanfaatkan dalam kehidupannya. Misalnya, seorang petani bekerja langsung sebagai petani dan menjadi petani tanpa sekolah. Seorang anak pandai berdagang karena sejak kecil, disamping sekolah sudah diajak untuk melayani bapaknya berjualan di pasar atau di rumahnya.
     Setelah belajar, mereka mempunyai keahlian khusus dalam berjual beli dan bahkan mengembangkannya menjadi pedagang yang besar. Cara orang belajar dari pengalaman sendiri sering tersebut trial and error atau coba dan salah dan mencobanya lagi. Semakin orang tersebut gigih dan tidak putus asa ketika terjadi salah atau jatuh, semakin besar kemungkinan orang tersebut untuk lebih berhasil dalam hidupnya.
     Cara lain seorang belajar melalui pengalaman untuk menguasai suatu ilmu pengetahuan adalah menggunakan modal tradisi atau cara tradisi yang berlaku di dalam masyarakat. Sebagai contoh, misalnya anggota atau kelompok masyarakat menurut pandangan orang tua pada suku tertentu, suatu “tradisi” turun temurun tidak boleh dilanggar. Artinya, perbuatan melanggar tradisi perlu dicegah karena sudah menjadi tradisi lama bagi kehidupan suatu kelompok masyarakat tertentu yang diyakini bahkan dianggap “tabu”. Melarang anak-anaknya melakukan pekerjaan yang disebutnya sebagai bentuk pengajaran kepada generasi yang lebih muda.

b.   Melalui metode otoritas.
     Metode ini digunakan untuk menguasai ilmu pengetahuan jika metode pengalaman tidak dapat digunakan secara efektif. Cara lain dengan bertanya atau menggunakan pengalaman orang lain. Seorang mahasiswa tidak perlu pergi ke bulan untuk mengetahui tentang keadaan dan situasi bulan. Mereka dapat bertanya pada dosennya atau orang yang mempunyai pengalaman dalam bidangnya. Orang yang mempunyai otoritas ini dapat diinterpretasikan sebagai orang yang berwenang dibidangnya, orang yang mempunyai kuasa, dan orang lain yang berhubungan erat dengan permasalahan dan buku literatur dan termasuk pula hasil penelitian para pendahulunya. Menguasai ilmu pengetahuan, melalui cara otoritas lebih efektif dan dapat dilaksanakan, jika di sekitar orang tersebut ada lembaga atau orang yang termasuk dalam kriteria berwenang.

c.    Melalui metode deduktif.
     Dalam mengembangkan dan menguasai ilmu pengetahuan, alasan logika, merupakan cara yang paling lama digunakan oleh para ilmuan sejak zaman Yunani dan Mesir kuno. Dengan menggunakan alasan logika yang sudah mendekati ilmiah mereka dapat mengembangkan ilmu pengetahuan sedemikian maju dan dapat digunakan sebagai kajian pustaka sampai sekarang. Mereka melakukan alasan logis untuk membangun suatu dalil, preposisi, hukum, dan teori baru.
     Deduktif pada prinsipnya ialah cara berpikir untuk mencari atau menguasai ilmu pengetahuan yang berawal dari alasan umum menuju kearah yang lebih spesifik. Logika deduktif merupakan sistem berpikir untuk mengorganisasikan fakta dan mencapai suatu kesimpulan dengan menggunakan argumentasi logika. Contoh: setiap binatang menyusui mempunyai kaki. Semua kucing mempunyai kaki. Oleh karena itu sebagai kesimpulannya, kucing adalah binatang menyusui.

d.   Melalui metode induktif.
     Cara ini merupakan proses berpikir yang diawali dari fakta pendukung yang spesifik, menuju pada arah yang lebih umum guna mencapai suatu kesimpulan. Contohnya ialah: Ayam hitam yang kita amati mempunyai hati. Ayam putih yang diamati juga mempunyai hati. Kesimpulannya ialah setiap ayam mempunyai hati.
Didalam logika induktif seorang peneliti berangkat dari pengamatan dan mungkin secara eksperimentasi untuk melihat hati ayam. Dari bervariasi warna ayam dan semuanya mempunyai hati. Kesimpulannya adalah bentuk terakhir yang berupa generalisasi dan pengamatan banyak ayam tersebut.

e.    Menggunakan pendekatan ilmiah.
     Merupakan metode untuk menguasai dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang paling tinggi nilai validitas dan ketepatannya, jika dibandingkan dengan beberapa macam pendekatan yang telah didiskusikan di atas. Sangat dianjurkan bagi para peneliti maupun professional untuk selalu menggunakan pendekatan tersebut dalam setiap waktu maupun kesempatan. Metode ilmiah pada prinsipnya adalah metode gabungan secara integral antara dua logika deduktif dan induktif yang kemudian menghasilkan langkah penting sebagai strategi ilmiah.

5.      Metode ilmiah dan Non Ilmiah
1)      Metode Ilmiah
            Metode ilmiah adalah suatu pengejaran (persuit) dari ideal ilmu itu. Metode ilmiah boleh dikatakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan- pertimbangan logis. Idealnya sebuah ilmu adalah untuk memperoleh interalasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta- fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karena itu, penelitian ilmiah dan metode ilmiah mempunyai hubungan yang sangat dekat sekali. Dengan adanya metode ilmiah, pernyataan- pernyataan dalam mencari dalil umum akan mudah terjawab, seperti menjawab seberapa jauh, mengapa begitu, apakah benar,dan sebagainya.
            Menurut Almack (1939),1)(Sumber: J.C Almack, Resarch and Thesis Writing, hongton Mifflin Co., Boston, 1930.) metode ilmiah adalah caa menerapkan prinsip- prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan, dan penjelasan kebenaran. Sedangakan ostle (1975), (Sumber: B. Ostle, Statistics in Research, 3rd ed. The iowa State Univ. Press, Iowa, 1975.) berpendapat bahwa metode ilmiah adalah pengajaran terhadap sesuatu untuk memperoleh suatu interelasi.
            Metode ilmiah dalam meneliti mempunyai kriteria serta langkah langkah tertentu dalam bekerja, seperti tertera dalam skema 3.1 di bawah ini.








Skema 3.1 Kriteria dan  Langkah-langkah Metode Ilmiah


Kriteria Metode Ilmiah
Supaya suatu metode yang digunakan dalam penelitian disebut metode ilmiah, maka metode tersebut harus mempunyai kriteria sebagai berikut:
a.       Berdasarkan fakta
Keterangan-keterangan yag ingin diperoleh dalam penelitian, baik yang akan dikumpulkan dan yang dianalisa haruslah berdasarkanfakta-fakta yang nyata.
b.      Bebas dari Prasangka
Metode ilmiah harus mempunyai sifat bebas dari prasangka, bersih dan jauh dari pertimbangan subjektif. Menggunakan suatu fakta haruslah dengan alasan dan bukti yang lengkap dan dengan pembuktian yang objektif.
c.       Menggunakan prinsip analisa
Semua masalah haruslah dicari sebab serta pemecahannya dengan menggunakan analisa yang logis.
d.      Menggunakan Hipotesa
Hipotesa harus ada untuk mengumpulkan persoalan serta memadu jalan fikiran ke arah tujuan yang ingin dicapai sehingga hasil yang ingin diperoleh akan mengenai sasaran dengan tepat.
e.       Menggunakan ukuran objektif
Kerja penelitian dan analisa harus dinyatakan denganukuran yang objektif. Ukuran tidak boleh dengan merasa-rasa atau hati nurani.
Pertimbanga pertimbangan harus dibuat secara objektif dan dengan menggunakan pikiran yang waras.
f.       Menggunakan teknik kuantitatif
Ukuran data yang lazim digunakan untuk ukuran kuantitatif adalah ton, mm per detik, ohm, kilogram  dll.

2)      Metode Non Ilmiah
Dalam metode ilmiah ini ada beberapa bentuk yang dapat digunakan, yaitu :
a.       Akal sehat (common sense)
Akal sehat merupakan salah satu cara menerima dan memferifikasi pengetahuan pada umumnya. Menurut conant seperti dikutip oleh Kerlinger (1973,3) menyatakan bahwa akal sehat merupakan: serangkaian konsep dan bagan konseptual  yang memuaskan untuk penggunaan praktis bagi kemanusiaan.

b.      Pendapat otoritas (authory)

Ada empat kriteria yang dapat digunakan untuk menentukan seseorang mempunyai otoritas ilmiah, yaitu:
Pertama: induvidu itu dikenal sebagai anggota dari provesi tertentu dalam kewenangan yang dipersoalkan.
Kedua: individu yang dimaksud dapat diidentifikasi dengan jelas
Ketiga: yang menilai otoritas itu adalah kehidupan dalam masyarakat atau selama kehidupan
Keempat: otoritas itu tidak bias artinya dalam keadaan yang bagaimanapun, rasional atau pemikiran yang diberikan sesuai denganyang sebenarnya.
c.       Intuisi (intuitition)
Cara ini biasa digunakan dan dilakukan seseorang dalam memecahkan suatu kesulitan.
d.      Penemuan kebetulan dan coba-coba ( trials dan errors)
Dalam pelaksanaannya, seseorang yang menggunakan cara ini tidak menggunakan langkah-langkah tertentu yang harus ditempuh secara teratur